autumn1.jpgautumn2.jpgautumn3.jpgautumn4.jpgautumn5.jpgautumn6.jpg

FILE Server

Samba Server adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan seperti berbagi berkas (file server), berbagi alat pencetak (print server), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS server announcement/browsing). 

Samba server sebagai program

yang dapat menjembatani antara system oprasi Linux dengan Sistem operasi Windows. Sedangkan File Server adalah Sistem file sharing yang menyediakan layanan berupa file atau folder yang dapat di akses oleh client atau pengguna yang terhubung dalam suatu jaringan.

Berikut bentuk topologi dari konfigurasi File Server yang akan kita buat:

Gambar1

 

1. Lakukan login dengan menggunakan user administrator root. Pastikan server yang kita miliki telah di lakukan konfigurasi Routing sebelumnya. Caranya dengan melakukan test ping dari Server ke IP Client.

Gambar2

 

2. Daftarkan DVD 2 Debian 9,5 (paket aplikasi File Server yaitu SAMBA terdapat pada DVD 2 Debian 9,5). Dengan cara mengetikan perintah berikut :

    p1 

Gambar3

 

3. Jika muncul seperti tampilan pada gambar di bawah ini, masukan file debian-9.5.0-i386-DVD-2.iso

Gambar4

 

 4. Klik kanan pada icon p2

Gambar5

 

5. Jika muncul seperti tampilan pada gambar di bawah ini, klik Force Unmount lalu tekan Enter, maka secara otomatis proses Identifying akan berjalan. Tunggu sampai proses selesai.

Gambar6

 

  6. Jika pemasangan CD/DVD telah berhasil maka tampilannya seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar7

 

7. Kemudian install paket aplikasi File Server yaitu samba dengan menggunakan perintah berikut : 

    p3

Gambar8

 

8. Apabila muncul pesan DVD Binary-1 seperti gambar di bawah ini, maka masukkan dvd debian-9.5.0-i386-DVD-1.iso. (pemilihan DVD yang akandimasukkan tergantung pada pesan kode Binary).

Gambar9

 

9. Klik kanan pada icon CD/DVD, kemudian pilih debian-9.5.0-i386-DVD-1.iso

Gambar10

 

10. Jika muncul seperti tampilan pada gambar di bawah ini, Tekan Enter, maka secara otomatis proses Identifying akan berjalan. Tunggu sampai  proses selesai.

Gambar11

 

11. Kemudian kita lanjut mengedit file smb.conf dengan cara mengetikkan perintah :

      p4

Gambar12

 

12. Maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Kemudian arahkan ke script paling bawah untuk menambahkan script konfigurasi File Server.

Gambar13

 

13. Pastikan sudah berada di bagian script paling bawah. Kemudian tambahkan script berikut :

     [asli]

      path = /home/server

      writeable =  yes

      browseable = yes

      security = user

Gambar14

       [asli] : Nama folder/directory yang akan ditampilkan di PC Client.

        path = /home/server : lokasi directory yang di share di Server.

     writeable = yes : mengizinkan melakukan penjelajahan atau penulisan dan penambahan file atau folder yang di share pada Client yang membuka,    jika no maka sebaliknya.

    browseable = yes : mengizinkan melakukan penjelajahan terhadap folder yang di share, jika no maka sebaliknya.

     security = user : menggunakan enkripsi password pada Client yang membuka atau meng-akses.


14. Save dengan cara menekan tombol Ctrl + X lalu tekan Y kemudian Enter


15. Selanjutnya restart samba dengan menggunakan perintah berikut 

      p5

Gambar15

 

16. Pastikan hasilnya OK, seperti pada gambar di bawah ini.

Gambar16

 

17. Pindah atau masuk ke directory home dengan cara mengetikkan perintah berikut :

       p6

Gambar17

 

18. Buat directory baru di dalam directory home, buat sesuai dengan nama directory yang di daftarkan di file smb.conf yaitu :
     path = /home/server. Dengan menggunakan perintah berikut :

     p7

Gambar18

 

19. Kemudian berikan izin akses pada directory server. Dengan mengetikkan perintah berikut :

      p8

Gambar19

 

20. Buat user baru. Contoh nama user yang kita buat yaitu club, dengan menggunakan perintah berikut :

      p9

Gambar20

 

21. Kemudian buat password untuk user yang baru buat tadi yaitu tkj.

      Dengan cara mengetikan perintah berikut :

      p10

Gambar21

 

22. Ketikkan password baru pada bagian depan New SMB password :. Contoh password yang digunakan 123.

      (password yang di ketikkan tidak terlihat).

      New SMB password : 123 lalu tekan enter

Gambar22

 

23. Kemudian masukkan lagi password yang di buat tadi.

    Retype new SMB password : 123 lalu tekan enter

Gambar23

 

24. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Maka pembuatan password pada user yang kita buat tadi sudah selesai.

Gambar24

 

25. Kemudian buka Run dengan menekan tombol Win + R.

Gambar25

 

26. Kemudian ketikan IP WAN server pada kolom Open yaitu \\10.32.32.2
      lalu klik OK

Gambar26

 

27.Pastikan tampilannya seperti pada gambar di bawah ini dan terdapat folder

     asli yang telah dibuat di konfigurasi file smb.conf.

 

Gambar27

 

28. Kemudian buka folder asli maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Kemudian masukkan nama user tkj dan password 123 yang telah  di buat tadi, lalu klik OK.

Gambar28

 

29. Jika berhasil masuk kedalam folder asli seperti pada gambar dibawah, maka konfigurasi File Server telah selesai dan berhasil. (folder masi dalam kondisi kosong atau belum memiliki file atau folder baru).

Gambar29

 

 

Sumber : TKJClub

 

 

Joomla templates by a4joomla