autumn1.jpgautumn2.jpgautumn3.jpgautumn4.jpgautumn5.jpgautumn6.jpg

Mikrotik RouterOS — Berkenalan dengan Menu yang Sering digunakan pada Winbox

Sesuai dengan fungsi dasar mikrotik yaitu :

- Pengaturan koneksi internet dapat dilakukan secara terpusat dan memudahkan untuk pengelolaannya.

- Konfigurasi LAN dapat dilakukan dengan hanya mengandalkan PC Mikrotik Router OS dengan hardware requirements yang sangat rendah.

- Blocking situs-situs terlarang dengan menggunakan proxy di mikrotik.

- Pembuatan PPPoE Server.

- Billing Hotspot.

- Memisahkan bandwith traffic internasional dan local, dan lainnya.

Maka pada artikel kali ini akan dijelaskan tentang menu dalam winbox yang sering digunakan untuk menjalankan fungsi dasar mikrotik, yaitu : 

 

1. Interfaces
Interfaces merupakan gerbang trafik keluar atau masuk ke mikrotik. Secara default mikrotik hanya mengenali interface yang secara fisik memang ada. Kita dapat merubah nama interface tersebut dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengindetifikasi fungsi

2. PPP (Point to Point Protocol)
PPP atau Point to Point Protocol merupakan paket yang memuat protokol PPP. Paket ini diperlukan untuk fitur komunikasi serial dengan menggunakan PPP, ISDN PPP, L2TP, dan PPTP serta komunikasi PPP on Ethernet(PPPoE). Paket PPP digunakan untuk komunikasi Wide Area Network dengan menggunakan komunikasi serial.

 

3. Addresses
Menu Addresses ini adalah menu yang paling penting dari suatu jaringan yaitu IP Address. kita bisa menambah, menghapus, mengedit IP Address sesuai dengan kebutuhan kita.

 

4. DHCP
DHCP sendiri dibagi menjadi 3 bagian

  • DHCP Client. Yaitu menu yang memberikan atau mengatur IP public, DNS dan Gateway saat kita terkoneksi di jaringan tersebut. jadi kita bisa terkoneksi secara otomatis tanpa memberikan IP, DNS dan Gateway.
  • DHCP Relay. Berfungsi untuk menyebarkan jaringan dengan jaringan baru, DHCP relay juga sebuah metode untuk disribusiIP Address ke perangkat client dengan memanfaatkan DHCP server yang terpusat pada router lain, sehingga bisa dikatakan router yang menjadi DHCP relay hanya meneruskan DHCP request dari perangkat client ke DHCP server, hal ini sangat membantu jika Perangkat — perangkat client tidak berada dalam satu network dengan DHCP server.
  • DHCP Server. Adalah tempat untuk membuat dan membagikan IP Address secara otomatis, jika kita menginginkan tiap komputer dalam jaringan mendapatkan IP, DNS dan Gateway secara otomatis.

 

5. DNS
Yaitu tempat untuk memberikan domain yang diperoleh dai ISP (penyedia Internet).

 

6. Firewall
Fungsi firewall ini adalah melindungi komputer dan jaringan dari akses komputer lain yang tidak mempunyai hak untuk mengakses komputer atau jaringan tersebut. jadi jaringan tidak mudah di bobol oleh hacker karena sudah dilindungi dengan firewall

 

7. Hotspot
Menu ini berfungsi untuk :

  • membagun jaringan nirkabel/wifi local.
  • Pengaturan login hotspot untuk user
  • Pengaturan waktu akses user
  • Pengaturan pembuat paket internet untuk voucher internet, dll.

 

8. Pool
Pada bagian menu ini kita bisa menambahkan IP Pool / Range IP yang akan di gunakan di jaringan kita, seperti DHCP hotspot atau lainnya.

 

9. Web Proxy
Mikrotik web poxy dalam saat yang bersamaan dappat difungsikan sebagai proxy HTTP normal maupun transparant.

 

10. Queues
Menu ini berfungsi untuk melakukan limite koneksi pada suatu jaringan baik berdasarkan source address, destination address, maupun berdasarkan paket yang telah dimark atau ditandai dari mangle, atau sera singkatnya kita bisa mengunkannya sesuai yang kita butuhkan.

 

Sumber : www.medium.com

 

 

Joomla templates by a4joomla